<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Al-Ma&#039;niqu Liyamuta &#187; Suara Hati</title>
	<atom:link href="http://dimazatuh.wordpress.com/category/suara-hati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimazatuh.wordpress.com</link>
	<description>Be a good Moslem or die as a Syuhada</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2009 04:44:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dimazatuh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/06edeb758c24c21d952e483e82f4408e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Al-Ma&#039;niqu Liyamuta &#187; Suara Hati</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dimazatuh.wordpress.com/osd.xml" title="Al-Ma&#039;niqu Liyamuta" />
		<item>
		<title>Doa, batu dan air mata</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/22/doa-batu-dan-air-mata/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/22/doa-batu-dan-air-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 14:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=113&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/22/doa-batu-dan-air-mata/"><img src="http://img.youtube.com/vi/j0N7Q8juxlE/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=113&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/22/doa-batu-dan-air-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/j0N7Q8juxlE/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Membangun dan Membina Militansi Kita</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/18/membangun-dan-membina-militansi-kita/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/18/membangun-dan-membina-militansi-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 14:52:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[taujihat]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkapan Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[(Alm) Ust. Rahmat Abdullah
Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan jiddiyah (kesungguh-sungguhan) dan kekuatan tekad.
Ba&#8217;da tahmid wa shalawat
Ikhwah rahimakumullah, Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur&#8217;an Surat 19 Ayat 12 : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=108&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_110" class="wp-caption aligncenter" style="width: 134px"><img class="size-full wp-image-110" title="pks" src="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2009/02/pks.jpg?w=124&#038;h=93" alt="Kader Dakwah" width="124" height="93" /><p class="wp-caption-text">Kader Dakwah</p></div>
<p><em>(Alm) Ust. Rahmat Abdullah</em></p>
<p>Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan <em>jiddiyah</em> (kesungguh-sungguhan) dan kekuatan tekad.</p>
<p>Ba&#8217;da tahmid wa shalawat</p>
<p><em>Ikhwah rahimakumullah</em>, Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur&#8217;an Surat 19 Ayat 12 : &#8230;..<br />
<em>Ya Yahya hudzil kitaaba bi quwwah &#8230;</em>&#8221; (QS. Maryam (19):12)</p>
<p>Tatkala Allah SWT memberikan perintah kepada hamba-hamba-Nya yang ikhlas, Ia tak hanya menyuruh mereka untuk taat melaksanakannya melainkan juga harus mengambilnya dengan <em>quwwah </em>yang bermakna <em>jiddiyah</em>, kesungguhan-sungguhan.</p>
<p>Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan <em>jiddiyah </em>(kesungguh-sungguhan) dan kekuatan tekad.</p>
<p>Namun kebatilan pun dibela dengan sungguh-sungguh oleh para pendukungnya, oleh karena itulah Ali bin Abi Thalib ra menyatakan: &#8220;Al-haq yang tidak ditata dengan baik akan dikalahkan oleh Al-bathil yang tertata dengan baik&#8221;.</p>
<p><span id="more-108"></span></p>
<p><em>Ayyuhal ikhwah rahimakumullah,<br />
</em>Allah memberikan ganjaran yang sebesar-besarnya dan derajat yang setinggi-tingginya bagi mereka yang sabar dan lulus dalam ujian kehidupan di jalan dakwah. Jika ujian, cobaan yang diberikan Allah hanya yang mudah-mudah saja tentu mereka tidak akan memperoleh ganjaran yang hebat. Di situlah letak hikmahnya yakni bahwa seorang da&#8217;i harus sungguh-sungguh dan sabar dalam meniti jalan dakwah ini. Perjuangan ini tidak bisa dijalani dengan ketidaksungguhan, azam yang lemah dan pengorbanan yang sedikit.</p>
<p>Ali sempat mengeluh ketika melihat semangat juang pasukannya mulai melemah, sementara para pemberontak sudah demikian destruktif, berbuat dan berlaku seenak-enaknya. Para pengikut Ali saat itu malah menjadi ragu-ragu dan gamang, sehingga Ali perlu mengingatkan mereka dengan kalimatnya yang terkenal tersebut.</p>
<p><em>Ayyuhal ikhwah rahimakumullah,<br />
</em>Ketika Allah menyuruh Nabi Musa as mengikuti petunjuk-Nya, tersirat di dalamnya sebuah pesan abadi, pelajaran yang mahal dan kesan yang mendalam:</p>
<p>&#8220;Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): &#8220;Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang teguh kepada perintah-perintahnya dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasiq&#8221;.(QS. Al-A&#8217;raaf (7):145)</p>
<p>Demikian juga perintah-Nya terhadap Yahya, dalam surat Maryam ayat 12 :</p>
<p><em>&#8220;Hudzil kitaab bi quwwah&#8221; </em>(Ambil kitab ini dengan quwwah). Yahya juga diperintahkan oleh Allah untuk mengemban amanah-Nya dengan <em>jiddiyah </em>(kesungguh-sungguhan). <em>Jiddiyah </em>ini juga nampak pada diri <em>Ulul Azmi </em>(lima orang Nabi yakni Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad yang dianggap memiliki azam terkuat).</p>
<p>Dakwah berkembang di tangan orang-orang yang memiliki militansi, semangat juang yang tak pernah pudar. Ajaran yang mereka bawa bertahan melebihi usia mereka. Boleh jadi usia para mujahid pembawa misi dakwah tersebut tidak panjang, tetapi cita-cita, semangat dan ajaran yang mereka bawa tetap hidup sepeninggal mereka.</p>
<p>Apa artinya usia panjang namun tanpa isi, sehingga boleh jadi biografi kita kelak hanya berupa 3 baris kata yang dipahatkan di nisan kita: &#8220;Si Fulan lahir tanggal sekian-sekian, wafat tanggal sekian-sekian&#8221;.</p>
<p>Hendaknya kita melihat bagaimana kisah kehidupan Rasulullah saw dan para sahabatnya. Usia mereka hanya sekitar 60-an tahun. Satu rentang usia yang tidak terlalu panjang, namun sejarah mereka seakan tidak pernah habis-habisnya dikaji dari berbagai segi dan sudut pandang. Misalnya dari segi strategi militernya, dari visi kenegarawanannya, dari segi sosok kebapakannya dan lain sebagainya.</p>
<p>Seharusnyalah kisah-kisah tersebut menjadi ibrah bagi kita dan semakin meneguhkan hati kita. Seperti digambarkan dalam QS. 11:120, orang-orang yang beristiqomah di jalan Allah akan mendapatkan buah yang pasti berupa keteguhan hati. Bila kita tidak kunjung dapat menarik ibrah dan tidak semakin bertambah teguh, besar kemungkinannya ada yang salah dalam diri kita. Seringkali kurangnya jiddiyah (kesungguh-sungguhan) dalam diri kita membuat kita mudah berkata hal-hal yang membatalkan keteladanan mereka atas diri kita. Misalnya: &#8220;Ah itu kan Nabi, kita bukan Nabi. Ah itu kan istri Nabi, kita kan bukan istri Nabi&#8221;. Padahal memang tanpa jiddiyah sulit bagi kita untuk menarik ibrah dari keteladanan para Nabi, Rasul dan pengikut-pengikutnya.</p>
<p><em>Ayyuhal ikhwah rahimakumullah,</em><br />
Di antara sekian jenis kemiskinan, yang paling memprihatinkan adalah kemiskinan azam, tekad dan bukannya kemiskinan harta.</p>
<p>Misalnya anak yang mendapatkan warisan berlimpah dari orangtuanya dan kemudian dihabiskannya untuk berfoya-foya karena merasa semua itu didapatkannya dengan mudah, bukan dari tetes keringatnya sendiri. Boleh jadi dengan kemiskinan azam yang ada padanya akan membawanya pula pada kebangkrutan dari segi harta. Sebaliknya anak yang lahir di keluarga sederhana, namun memiliki azam dan kemauan yang kuat kelak akan menjadi orang yang berilmu, kaya dan seterusnya.</p>
<p>Demikian pula dalam kaitannya dengan masalah ukhrawi berupa ketinggian derajat di sisi Allah. Tidak mungkin seseorang bisa keluar dari kejahiliyahan dan memperoleh derajat tinggi di sisi Allah tanpa tekad, kemauan dan kerja keras.</p>
<p>Kita dapat melihatnya dalam kisah Nabi Musa as. Kita melihat bagaimana kesabaran, keuletan, ketangguhan dan kedekatan hubungannya dengan Allah membuat Nabi Musa as berhasil membawa umatnya terbebas dari belenggu tirani dan kejahatan Fir&#8217;aun.</p>
<p>Berkat do&#8217;a Nabi Musa as dan pertolongan Allah melalui cara penyelamatan yang spektakuler, selamatlah Nabi Musa dan para pengikutnya menyeberangi Laut Merah yang dengan izin Allah terbelah menyerupai jalan dan tenggelamlah Fir&#8217;aun beserta bala tentaranya.</p>
<p>Namun apa yang terjadi? Sesampainya di seberang dan melihat suatu kaum yang tengah menyembah berhala, mereka malah meminta dibuatkan berhala yang serupa untuk disembah. Padahal sewajarnya mereka yang telah lama menderita di bawah kezaliman Fir&#8217;aun dan kemudian diselamatkan Allah, tentunya merasa sangat bersyukur kepada Allah dan berusaha mengabdi kepada-Nya dengan sebaik-baiknya. Kurangnya iman, pemahaman dan kesungguh-sungguhan membuat mereka terjerumus kepada kejahiliyahan.</p>
<p>Sekali lagi marilah kita menengok kekayaan sejarah dan mencoba bercermin pada sejarah. Kembali kita akan menarik ibrah dari kisah Nabi Musa as dan kaumnya.</p>
<p>Dalam QS. Al-Maidah (5) ayat 20-26 : &#8220;Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: &#8220;Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu, ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun di antara umat-umat yang lain&#8221;.</p>
<p>&#8220;Hai, kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi&#8221;.</p>
<p>&#8220;Mereka berkata: &#8220;Hai Musa, sesungguhnya dalam negri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar dari negri itu. Jika mereka keluar dari negri itu, pasti kami akan memasukinya&#8221;.</p>
<p>&#8220;Berkatalah dua orang di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: &#8220;Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman&#8221;.</p>
<p>&#8220;Mereka berkata: &#8220;Hai Musa kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja&#8221;.</p>
<p>&#8220;Berkata Musa: &#8220;Ya Rabbku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasiq itu&#8221;.</p>
<p>&#8220;Allah berfirman: &#8220;(Jika demikian), maka sesungguhnya negri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasiq itu&#8221;.<br />
Rangkaian ayat-ayat tersebut memberikan pelajaran yang mahal dan sangat berharga bagi kita, yakni bahwa manusia adalah anak lingkungannya. Ia juga makhluk kebiasaan yang sangat terpengaruh oleh lingkungannya dan perubahan besar baru akan terjadi jika mereka mau berusaha seperti tertera dalam QS. Ar-Ra&#8217;du (13):11, &#8220;Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sampai mereka berusaha merubahnya sendiri&#8221;.</p>
<p>Nabi Musa as adalah pemimpin yang dipilihkan Allah untuk mereka, seharusnyalah mereka tsiqqah pada Nabi Musa. Apalagi telah terbukti ketika mereka berputus asa dari pengejaran dan pengepungan Fir&#8217;aun beserta bala tentaranya yang terkenal ganas, Allah SWT berkenan mengijabahi do&#8217;a dan keyakinan Nabi Musa as sehingga menjawab segala kecemasan, keraguan dan kegalauan mereka seperti tercantum dalam QS. Asy-Syu&#8217;ara (26):61-62, &#8220;Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: &#8220;Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul&#8221;. Musa menjawab: &#8220;Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku bersamaku, kelak Dia pasti akan memberi petunjuk kepadaku&#8221;.</p>
<p>Semestinya kaum Nabi Musa melihat dan mau menarik ibrah (pelajaran) bahwa apa-apa yang diridhai Allah pasti akan dimudahkan oleh Allah dan mendapatkan keberhasilan karena jaminan kesuksesan yang diberikan Allah pada orang-orang beriman. Allah pasti akan bersama al-haq dan para pendukung kebenaran. Namun kaum Nabi Musa hanya melihat laut, musuh dan kesulitan-kesulitan tanpa adanya tekad untuk mengatasi semua itu sambil di sisi lain bermimpi tentang kesuksesan. Hal itu sungguh merupakan opium, candu yang berbahaya. Mereka menginginkan hasil tanpa kerja keras dan kesungguh-sungguhan. Mereka adalah &#8220;qaumun jabbarun&#8221; yang rendah, santai dan materialistik. Seharusnya mereka melihat bagaimana kesudahan nasib Fir&#8217;aun yang dikaramkan Allah di laut Merah.</p>
<p>Seandainya mereka yakin akan pertolongan Allah dan yakin akan dimenangkan Allah, mereka tentu tsiqqah pada kepemimpinan Nabi Musa dan yakin pula bahwa mereka dijamin Allah akan memasuki Palestina dengan selamat.</p>
<p>Bukankah Allah SWT telah berfirman dalam QS. 47:7, <em>&#8220;In tanshurullah yanshurkum wayutsabbit  bihil aqdaam&#8221;</em> (Jika engkau menolong Allah, Allah akan menolongmu dan meneguhkan pendirianmu).<br />
Hendaknya jangan sampai kita seperti Bani Israil yang bukannya tsiqqah dan taat kepada Nabi-Nya, mereka dengan segala kedegilannya malah menyuruh Nabi Musa as untuk berjuang sendiri. &#8220;Pergilah engkau dengan Tuhanmu&#8221;. Hal itu sungguh merupakan kerendahan akhlak dan militansi, sehingga Allah mengharamkan bagi mereka untuk memasuki negri itu. Maka selama 40 tahun mereka berputar-putar tanpa pernah bisa memasuki negri itu.</p>
<p>Namun demikian, Allah yang Rahman dan Rahim tetap memberi mereka rizqi berupa ghomama, manna dan salwa, padahal mereka dalam kondisi sedang dihukum.</p>
<p>Tetapi tetap saja kedegilan mereka tampak dengan nyata ketika dengan tidak tahu dirinya mereka mengatakan kepada Nabi Musa tidak tahan bila hanya mendapat satu jenis makanan.</p>
<p>Orientasi keduniawian yang begitu dominan pada diri mereka membuat mereka begitu kurang ajar dan tidak beradab dalam bersikap terhadap pemimpin. Mereka berkata: <em>&#8220;Ud&#8217;uulanaa robbaka&#8221; </em>(Mintakan bagi kami pada Tuhanmu). Seyogyanya mereka berkata: &#8220;Pimpinlah kami untuk berdo&#8217;a pada Tuhan kita&#8221;.</p>
<p>Kebodohan seperti itu pun kini sudah mentradisi di masyarakat. Banyak keluarga yang berstatus Muslim, tidak pernah ke masjid tapi mampu membayar sehingga banyak orang di masjid yang menyalatkan jenazah salah seorang keluarga mereka, sementara mereka duduk-duduk atau berdiri menonton saja.</p>
<p>Rasulullah saw memang telah memberikan nubuwat atau prediksi beliau: &#8220;Kelak kalian pasti akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian selangkah demi selangkah, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta dan sedepa demi sedepa&#8221;. Sahabat bertanya: &#8220;Yahudi dan Nasrani ya Rasulullah?&#8221;. Beliau menjawab: &#8220;Siapa lagi?&#8221;.</p>
<p>Kebodohan dalam meneladani Rasulullah juga bisa terjadi di kalangan para pemikul dakwah sebagai <em>warasatul anbiya </em>(pewaris nabi). Mereka mengambil keteladanan dari beliau secara tidak tepat. Banyak ulama atau kiai yang suka disambut, dielu-elukan dan dilayani padahal Rasulullah tidak suka dilayani, dielu-elukan apalagi didewakan. Sebaliknya mereka enggan untuk mewarisi kepahitan, pengorbanan dan perjuangan Rasulullah. Hal itu menunjukkan merosotnya militansi di kalangan ulama-ulama amilin.<br />
Mengapa hal itu juga terjadi di kalangan ulama, orang-orang yang notabene sudah sangat faham. Hal itu kiranya lebih disebabkan adanya pergeseran dalam hal cinta dan loyalitas, cinta kepada Allah, Rasul dan jihad di jalan-Nya telah digantikan dengan cinta kepada dunia.</p>
<p>Mentalitas Bal&#8217;am, ulama di zaman Fir&#8217;aun adalah mentalitas anjing sebagaimana digambarkan di Al-Qur&#8217;an. Dihalau dia menjulurkan lidah, didiamkan pun tetap menjulurkan lidah. Bal&#8217;am bukannya memihak pada Musa, malah memihak pada Fir&#8217;aun. Karena ia menyimpang dari jalur kebenaran, maka ia selalu dibayang-bayangi, didampingi syaithan. Ulama jenis Bal&#8217;am  tidak mau berpihak dan menyuarakan kebenaran karena lebih suka menuruti hawa nafsu dan tarikan-tarikan duniawi yang rendah.</p>
<p>Kader yang tulus dan bersemangat tinggi pasti akan memiliki wawasan berfikir yang luas dan mulia. Misalnya, manusia yang memang memiliki akal akan bisa mengerti tentang berharganya cincin berlian, mereka mau berkelahi untuk memperebutkannya. Tetapi anjing yang ada di dekat cincin berlian tidak akan pernah bisa mengapresiasi cincin berlian. Ia baru akan berlari mengejar tulang, lalu mencari tempat untuk memuaskan kerakusannya. Sampailah anjing tersebut di tepi telaga yang bening dan ia serasa melihat musuh di permukaan telaga yang dianggapnya akan merebut tulang darinya. Karena kebodohannya ia tak tahu bahwa itu adalah bayangan dirinya. Ia menerkam bayangan dirinya tersebut di telaga, hingga ia tenggelam dan mati.</p>
<p>Kebahagiaan sejati akan diperoleh manusia bila ia tidak bertumpu pada sesuatu yang fana dan rapuh, dan sebaliknya justru berorientasi pada keabadian.</p>
<p>Nabi Yusuf as sebuah contoh keistiqomahan, ia memilih di penjara daripada harus menuruti hawa nafsu rendah manusia. Ia yang benar di penjara, sementara yang salah malah bebas.</p>
<p>Ada satu hal lagi yang bisa kita petik dari kisah Nabi Yusuf as. Wanita-wanita yang mempergunjingkan Zulaikha diundang ke istana untuk melihat Nabi Yusuf. Mereka mengiris-iris jari-jari tangan mereka karena terpesona melihat Nabi Yusuf. &#8220;Demi Allah, ini pasti bukan manusia&#8221;. Kekaguman dan keterpesonaan mereka pada seraut wajah tampan milik Nabi Yusuf membuat mereka tidak merasakan sakitnya teriris-iris.</p>
<p>Hal yang demikian bisa pula terjadi pada orang-orang yang punya cita-cita mulia ingin bersama para nabi dan rasul, shidiqin, syuhada dan shalihin. Mereka tentunya akan sanggup melupakan sakitnya penderitaan dan kepahitan perjuangan karena keterpesonaan mereka pada surga dengan segala kenikmatannya yang dijanjikan.</p>
<p>Itulah ibrah yang harus dijadikan pusat perhatian para da&#8217;i. Apalagi berkurban di jalan Allah adalah sekedar mengembalikan sesuatu yang berasal dari Allah jua. Kadang kita berat berinfaq, padahal harta kita dari-Nya. Kita terlalu perhitungan dengan tenaga dan waktu untuk berbuat sesuatu di jalan Allah padahal semua yang kita miliki berupa ilmu dan kemuliaan keseluruhannya juga berasal dari Allah. Semoga kita terhindar dari penyimpangan-penyimpangan seperti itu dan tetap memiliki jiddiyah, militansi untuk senantiasa berjuang di jalan-Nya. Amin.<br />
Wallahu a&#8217;lam bis shawab</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=108&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2009/02/18/membangun-dan-membina-militansi-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2009/02/pks.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Untukmu Bunda&#8221;</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/untukmu-bunda/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/untukmu-bunda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 09:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Awal kali kubuka mata dan telinga/ Sejak saat pertama kumasuki dunia fana/ Kulihat dan kudengar sosok seorang wanita/ Dengan kasih suci menyelimuti aura/ Bunda, 9 bulan mengandung penuh derita/ Membawa berjuta harapan dan cita-cita/ Dapatkan anak yang bisa membawa rasa bangga/ Harapan kau iringi dengan penuh doa-doa/ Bunda maaf, ku belum bisa berikan itu semua/ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=101&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Awal kali kubuka mata dan telinga/ Sejak saat pertama kumasuki dunia fana/ Kulihat dan kudengar sosok seorang wanita/ Dengan kasih suci menyelimuti aura/ Bunda, 9 bulan mengandung penuh derita/ Membawa berjuta harapan dan cita-cita/ Dapatkan anak yang bisa membawa rasa bangga/ Harapan kau iringi dengan penuh doa-doa/ Bunda maaf, ku belum bisa berikan itu semua/ Maafkan juga kusering buat bunda kecewa, menangis, sedih ataupun marah-marah/ Tapi kutau semua atas dasar cinta/ Disaat ku sedih bunda selalu ada/ Disaat masalah menimpaku bunda selalu ada/ Kan selalu tertanam di dalam dada/ Kasih dan cinta tulus yang kau beri untukku bunda!!!</p>
<p><span id="more-101"></span></p>
<p>Kasih suci putihmu beriku kedamaian/ CInta tulus darimu berikanku ketentraman/ Tiap tutur katamu beriku kenyamanan/ Kau beri konstruksi jiwa dengan nasehat dan senyuman/ Tak terhitung jumlah harga dan waktu/ Kasih dan cinta darimu saat membesarkanku/ Letih kau hiraukan, untukku anakmu/ Kau tuntun dan bimbing jiwaku agar tak jatuh/ Takkan pernah tergantikan oleh uang/ Setiap detik dalam hidupmu yang telah terbuang/ Tuk membesarkanku dengan  penuh kasih sayang/ Kan selalu kuingat,takkan pernah menghilang/ Bunda, salahku dapatkan maaf darimu/ Doa darimu adalah perisai untukku/ Tuk lalui hidup yang penuh dengan lika-liku/ Tapi atas doamu&#8230;kusiap untuk maju!!!</p>
<p>Tuhan, untuk-Mu syukur kan selalu kupanjatkan/ Atas bunda terbaik, yang telah Kau berikan/ Tuk iringi langkahku menuju kebaikan/ Terima kasih terbesar untuk-Mu dalam kehidupan/ Bunda, ku tau kau merasa kehilangan/ Kepergian Mas Bayu memang sangat menyedihkan/ Tapi kau tetap tegar berdiri jalani hari/ Meskipun goreskan luka mendalam di dasar hati/ Aku dan Mas Soni pun rasakan hal yang sama/ Kehilangan Mas Bayu, kakak kami tercinta/ Tapi percayalah, kami kan terus mencoba/ Tuk ciptakan rasa bangga, hanya untukmu bunda/ Syair ini terukir sebagai rasa terima kasih/ Karena membesarkan kami dengan tulus penuh kasih/ Semua yang telah kau berikan selama ini/ Kan selalu tertanam putih suci dalam hati!!!</p>
<p>&#8220;Hanturan terima kasih terlantun suci setulus hati, atas semua cinta, senyuman, kasih sayang, dan kehangatan yang telah kau beri&#8230;beribu doa dan cinta takkan pernah henti teruntai&#8230;&#8221;Untukmu Bunda&#8221;.</p>
<p style="text-align:right;">By : <em>&#8220;Anak dari seorang bidadari Syurga&#8221;.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/101/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/101/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=101&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/untukmu-bunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Tak Peduli</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/aku-tak-peduli/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/aku-tak-peduli/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 08:57:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Aku tak peduli&#8230;
Dengan apa kata mereka
Aku tak peduli&#8230;
Dengan semua bincang menyindir
Tentang sebuah asa
Tentang sebuah cita yang ku pandang begitu mulia
Disaat banyak orang menghindarinya
Aku justru menginginkannya
Disaat banyak orang meremehkannya
Aku justru memuliakannya
Hanyalah tekad dan cinta bekal ku
Tapi teramat indah tujuanku

Aku tak mau mengakhiri sama ketika aku mengawali
Dalam keadaan menangis&#8230;
Aku ingin mengakhiri waktu yang singkat ini dengan tersenyum
Tersenyum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=99&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku tak peduli&#8230;</p>
<p>Dengan apa kata mereka</p>
<p>Aku tak peduli&#8230;</p>
<p>Dengan semua bincang menyindir</p>
<p>Tentang sebuah asa</p>
<p>Tentang sebuah cita yang ku pandang begitu mulia</p>
<p>Disaat banyak orang menghindarinya</p>
<p>Aku justru menginginkannya</p>
<p>Disaat banyak orang meremehkannya</p>
<p>Aku justru memuliakannya</p>
<p>Hanyalah tekad dan cinta bekal ku</p>
<p>Tapi teramat indah tujuanku</p>
<p><span id="more-99"></span></p>
<p>Aku tak mau mengakhiri sama ketika aku mengawali</p>
<p>Dalam keadaan menangis&#8230;</p>
<p>Aku ingin mengakhiri waktu yang singkat ini dengan tersenyum</p>
<p>Tersenyum karena indah penjemputku</p>
<p>Aku tak peduli&#8230;</p>
<p>Dimana aku akan mendapatkannya</p>
<p>Di gunung tinggi nan menjulangkah</p>
<p>Atau di lembah terjal nan curam</p>
<p>Dalam keadaan utuh kah</p>
<p>Atau terpotong memisah</p>
<p>Cita ini telah merasuk mengalir dalam darahku</p>
<p>Melahirkan bara rindu nan menggebu</p>
<p>Aku tak peduli&#8230;</p>
<p>Dan sungguh tak peduli&#8230;</p>
<p>Asalkan akhirku,,,dijamin oleh-Nya</p>
<p style="text-align:right;">By : &#8220;Hamba Allah yang selalu mengharap Syahid&#8221;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/99/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/99/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=99&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/09/08/aku-tak-peduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teruntukmu&#8230;</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/teruntukmu/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/teruntukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 02:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkapan Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam
Beribu maaf terhantur suci sedalam kalbu
Beriring syahdu irama cinta mengharu biru
Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam
Tiada tawa melepas rasa rindu
Melainkan saat ku terhanyut dalam manis senyum mu
Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam
Senyum dan tangiskupun semerbak menyatu
Bersama kata berangkai jawab yang kau sapu

Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam
Demi yang jiwaku berada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=82&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_83" class="wp-caption alignnone" style="width: 90px"><img class="size-full wp-image-83" src="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2008/08/akhwat6.jpg?w=80&#038;h=120" alt="Engkau" width="80" height="120" /><p class="wp-caption-text">Engkau</p></div>
<p>Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam</p>
<p>Beribu maaf terhantur suci sedalam kalbu</p>
<p>Beriring syahdu irama cinta mengharu biru</p>
<p>Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam</p>
<p>Tiada tawa melepas rasa rindu</p>
<p>Melainkan saat ku terhanyut dalam manis senyum mu</p>
<p>Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam</p>
<p>Senyum dan tangiskupun semerbak menyatu</p>
<p>Bersama kata berangkai jawab yang kau sapu</p>
<p><span id="more-82"></span></p>
<p>Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam</p>
<p>Demi yang jiwaku berada dalam naungan-Nya</p>
<p>Bukan hawa nafsu diatas hasrat ingin memiliki yang ku harap</p>
<p>Sungguh terlalu hina bagiku&#8230;</p>
<p>Menukar keindahan abadi yang telah dijanjikan-Nya</p>
<p>Dengan keindahan hubungan yang justru dilaknat-Nya</p>
<p>Untukmu wahai wanita yang dimuliakan Islam</p>
<p>Kini kusadari&#8230;</p>
<p>Tiada lagi ruang hati dalam senyum kasih sayang mu</p>
<p>Melainkan untuk dia&#8230;,&#8221;Sang Pengantin yang menyinari Zaman&#8221;</p>
<p>Diri ini ikhlas melepas rasa yang tengah mekar mewangi</p>
<p>Karena apalah daya jika Sang Pemilik CInta telah menetapkan</p>
<p>Kan kupadamkan kobaran api sebuah fitrah yang telah kurasa</p>
<p>Bersama indah senyum ikhlas dan berserah</p>
<p>Yaa Rabb&#8230;</p>
<p>Sesungguhnya hati ini lemah atas makhluk ciptaan-Mu</p>
<p>Maka kuatkanlah&#8230;</p>
<p>Yaa Rabb&#8230;</p>
<p>Sesungguhnya jiwa ini mengeluh atas ujian-Mu</p>
<p>Maka sabarkanlah&#8230;</p>
<p>Yaa Rabb&#8230;</p>
<p>Sesungguhnya hanya Engkaulah yang mengatur segala isi hati dari setiap hamba-Mu</p>
<p>Maka tetapkanlah cinta suci ini hanyalah untuk-Mu</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=82&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/teruntukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2008/08/akhwat6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Engkau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wahai Dunia dengarlah seruan ini&#8230;</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/wahai-dunia-dengarlah-seruan-ini/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/wahai-dunia-dengarlah-seruan-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 01:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Wahai dunia&#8230;dengarkanlah?!!! Lalu renungkanlah apa yang kami katakan, agar kalian mengerti dan memahami tentang siapa kami sesungguhnya&#8230;!!!!
Kami Umat Islam&#8230;adalah satu. Bersatu dalam keimanan, menyatu karena ketakwaan, dan kami adalah satu dalam perjuangan. Darah saudara kami adalah darah kami juga, luka saudara kami adalah luka kami juga. Kami telah dipersatukan dalam satu ikatan tali persaudaraan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=80&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wahai dunia&#8230;dengarkanlah?!!! Lalu renungkanlah apa yang kami katakan, agar kalian mengerti dan memahami tentang siapa kami sesungguhnya&#8230;!!!!</p>
<p>Kami Umat Islam&#8230;adalah satu. Bersatu dalam keimanan, menyatu karena ketakwaan, dan kami adalah satu dalam perjuangan. Darah saudara kami adalah darah kami juga, luka saudara kami adalah luka kami juga. Kami telah dipersatukan dalam satu ikatan tali persaudaraan yang kekal nan abadi. Kami Umat Islam&#8230;Kami adalah manusia-manusia pilihan yang mengemban tugas yang teramat mulia, yang gunung-gunung bahkan langit dan bumi pun tak sanggup untuk memikulnya&#8230;?!!! Tiada lain setiap hela nafas kami melainkan hanyalah untuk menggapai ridho dan cinta dari Sang Penguasa Langit dan Bumi.</p>
<p><span id="more-80"></span></p>
<p>Kami Umat Islam&#8230;,adakah tujuan yang lebih mulia daripada tujuan kami, tujuan suci nan abadi, yaitu Tuhan kami. Adakah manusia yan lebih suci dan sempurna dari imam kami, yang merupakan contoh kehidupan kami, yaitu Nabi kami. Adakah petunjuk hidup yang lebih mulia, suci nan terpelihara daripada pedoman hidup kami, yaitu Al-Qur&#8217;an dan Al-Hadits. Adakah perjuangan yang lebih suci dari perjuangan kami, yang setiap langkahnya terdengar indah menggema di Surga. Atau adakah cita-cita yang lebih mulia dari cita-cita kami, yaitu Hidup Mulia Atau Syahid Kematian.</p>
<p>Kami Umat Islam&#8230;Kami adalah pasukan penuh pengorbanan dari apa yang kami bela. Perjuangan kami berbalut pakaian yang lebih bercahaya dari kilau matahari, lebih indah dari intan permata, lebih mahal dari emas berkilau, dan lebih mulia dari dunia dan seisinya. Kami relakan seluruh ruh, harta, jiwa dan raga untuk menukarnya dengan sebuah kata Syahid. Yah,,,sebuah seni kematian yang indah, yang kelak kalianpun akan iri dan mendambakannya&#8230;</p>
<p>Kami Umat Islam&#8230;Perjuangan kami adalah karena cinta dan keimanan kami. Perang yang kami kobarkan adalah perang suci. Pasukan kami tidaklah hanya sebatas manusia lemah nan tak berdaya, melainkan juga para malaikat penuh ketakwaan. Kami zuhudkan dunia dan kami cintakan akhirat. Maka pantang bagi kami mundur hanya karena takut akan serangan para musuh Tuhan kami.</p>
<p>Maka mulai detik ini, Kami Umat Islam&#8230;menyerukan kepada semua musuh kami, Sesungguhnya kami kan selalu bersama Tuhan kami. Maka luluh-lantaklah kalian semua, karena telah sombong melawan-Nya. Sedangkan kalian tak mempunyai kekuatan pasti, dan sesungguhnya kalian adalah termasuk orang-orang yang merugi&#8230;!!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=80&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/22/wahai-dunia-dengarlah-seruan-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kami bersama Allah swt</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/14/71/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/14/71/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 13:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Telah berpuluh-puluh tahun kami tersiksa, telah berpuluh-puluh tahun kami meronta, dibalik bising deru senjata kami bermunajat, dibalik waktu yang tak menentu tentang kapan nyawa ini tercabut kami mengharap, Yah&#8230;di hadapan para Zionis Laknatullah kami berdiri lantang menghadang, kami hanyalah berbekal batu,ketapel, dan sedikit persenjataan yang mungkin amat sangat tak sebanding dengan yang kami hadapi. Tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=71&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Telah berpuluh-puluh tahun kami tersiksa, telah berpuluh-puluh tahun kami meronta, dibalik bising deru senjata kami bermunajat, dibalik waktu yang tak menentu tentang kapan nyawa ini tercabut kami mengharap, Yah&#8230;di hadapan para Zionis Laknatullah kami berdiri lantang menghadang, kami hanyalah berbekal batu,ketapel, dan sedikit persenjataan yang mungkin amat sangat tak sebanding dengan yang kami hadapi. Tapi dibalik itu semua, ada kekuatan yang amat sangat kami yakini&#8230;kekuatan itulah yang membuat kami terus bertahan sampai sejauh ini&#8230;&#8221;Keimanan&#8221;, kami yakin akan indah nya Janji Allah&#8230;Kami yakin akan bantuan para malaikat Allah&#8230;?!! Bila memang kalian lebih memilih menikmati dunia yang fana ini, mengumpulkan harta yang nantinya akan menuntut dengan kesaksian2 yang akan menjatuhkan kalian..SILAHKAN!!!! Disini kami menangis dan tertawa&#8230;menangis untuk kalian wahai Muslim di seluruh dunia yang terdiam membisu melihat kekejaman para Zionis Laknatullah dan seolah tak peduli akan itu semua&#8230;dan kami tertawa dikala kami mengingat tentang indah nya Janji Allah swt kelak&#8230;.?!!!!! Semoga Allah mengampuni kalian semua.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=71&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/08/14/71/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jihad Fisabilillah</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/19/15/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/19/15/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 15:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[
Telah tiba saatnya untuk angkat senjata melawan sgala jenis kebiadaban  para Zionis Laknatullah&#8230;!!!!!Perlawanan mereka adalah perlawanan suci, pasukan mereka adalah pasukan Allah, derap langkah mereka telah terdengar jelas menggema di Surga. Yah&#8230;mereka lah para pencari Syahid..!!!!Bukan dunia tujuan dan cita mereka, tapi sesuatu yang amat indah, yang tidak akan mereka dapatkan dengan hanya menikmati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=15&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_14" class="wp-caption aligncenter" style="width: 467px"><a href="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2008/07/hamas-top.jpg"><img class="size-full wp-image-14" src="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2008/07/hamas-top.jpg?w=457&#038;h=308" alt="Hidup mulia atau Syahid kematian" width="457" height="308" /></a><p class="wp-caption-text">Hidup mulia atau Syahid kematian</p></div>
<p><span id="more-15"></span></p>
<p>Telah tiba saatnya untuk angkat senjata melawan sgala jenis kebiadaban  para Zionis Laknatullah&#8230;!!!!!Perlawanan mereka adalah perlawanan suci, pasukan mereka adalah pasukan Allah, derap langkah mereka telah terdengar jelas menggema di Surga. Yah&#8230;mereka lah para pencari Syahid..!!!!Bukan dunia tujuan dan cita mereka, tapi sesuatu yang amat indah, yang tidak akan mereka dapatkan dengan hanya menikmati dunia yang fana ini. &#8220;Aku akan selalu bersama kalian wahai para Pejuang Allah&#8221;.</p>
<p>By : &#8220;Hamba yang selalu mengharap Syahid&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=15&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/19/15/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dimazatuh.files.wordpress.com/2008/07/hamas-top.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hidup mulia atau Syahid kematian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam adalah keindahan</title>
		<link>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/13/islam-adalah-keindahan/</link>
		<comments>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/13/islam-adalah-keindahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 16:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimazatuh.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[“Tersenyum menatap mentari, Bermandikan embun pagi, Berganti tahta lembayung senja,  Beriring cahaya rembulan dalam mahkota.”

Satu gambaran keindahan warna dunia, INDAH&#8230;begitu banyak definisi keindahan yang berkata. Namun bagiku, kala mereka bertanya tentang “apa itu indah??”, hanyalah satu jawabku&#8230;”Keimanan”. Menurutku keimanan dapat memberikan kesejukan melebihi arti tertinggi keindahan dalam gambar definisi manusia. Keimanan dapat memberi atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=4&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>“Tersenyum menatap mentari, Bermandikan embun pagi, Berganti tahta lembayung senja,  Beriring cahaya rembulan dalam mahkota.”</p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Satu gambaran keindahan warna dunia, INDAH&#8230;begitu banyak definisi keindahan yang berkata. Namun bagiku, kala mereka bertanya tentang “apa itu indah??”, hanyalah satu jawabku&#8230;”Keimanan”. Menurutku keimanan dapat memberikan kesejukan melebihi arti tertinggi keindahan dalam gambar definisi manusia. Keimanan dapat memberi atau merubah sedih, duka, tangis, dan susah menjadi satu senyum penuh ikhlas dan berserah..</p>
<p>Islamlah yang telah mengajarkanku dan menyadarkanku tentang semua, tentang hidup dalam keindahan. Bagiku Islam adalah pintu gerbang menuju cahaya keindahan, Dimana indah terbungkus suatu keabadian. Hatiku menangis, kala begitu banyak yang melecehkan dan mendustakan Hukum ALLAH..!!!! Kala wanita menjual diri dengan memamerkan setiap lekuk tubuhnya, membanggakan auratnya. Kala banyak dari mereka para pemuda, membanggakan pacaran, seolah rasa sayang itu harus dicurahkan dengan pacaran. Kala banyak dari mereka malu akan shalat, mengaji, dan segala sesuatu bernafaskan Islam. Kala banyak dari mereka membanggakan alasan modernisasi untuk menghancurkan Islam. Seolah mereka telah dengan tegas dan lantang melawan dan menantang Allah, seolah mereka benar-benar merindukan Siksa Jahanam, yah..mereka bangga akan sesuatu yang nantinya akan bersaksi untuk menjatuhkan mereka kedalam siksa yang teramat kejam..!!</p>
<p>Syari’at&#8230;Islam&#8230;Hukum ALLAH&#8230;adalah harga mati. Tanpa negosiasi, apalagi hanya untuk sekedar alasan “Modernisasi”. Islam adalah kebenaran tertinggi yang abadi, cinta hakiki dan hak asasi yang sebenar-benarnya manusiawi bukanlah sebatas mimpi atau imajinasi, melainkan sebuah implementasi.</p>
<p>Aku bangga menjadi seorang MUSLIM, mengakui bahwa ISLAM adalah satu-satunya agama yang ku yakini. Mengakui bahwa ALLAH swt sebagai satu-satunya Tuhanku. Mengakui bahwa NABI MUHAMMAD sebagai RASULULLAH yang membawa berita kebenaran. Islam memiliki petunjuk hidup, yaitu AL-QUR’AN dan HADIST, yang takkan pernah tercemar sampai kapanpun. Islam memiliki pasukan siap mati, yaitu para MUJAHID yang telah menjual jiwa-raganya untuk berjuang di jalan Allah, dan selalu menaruh harap akan indahnya kematian dengan menjadi SYUHADA..</p>
<p>By : “Hamba Allah yang selalu mengharap Syahid”.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimazatuh.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimazatuh.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimazatuh.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimazatuh.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimazatuh.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimazatuh.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimazatuh.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimazatuh.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimazatuh.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimazatuh.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimazatuh.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimazatuh.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimazatuh.wordpress.com&blog=4111703&post=4&subd=dimazatuh&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimazatuh.wordpress.com/2008/07/13/islam-adalah-keindahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3528a8c8508fd70fb2f5070fab92c8b6?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Dimaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>